Skip to content Skip to sidebar Skip to footer
in feeds
250x250

Gerakan Tanam Padi Serentak Dengan Sistem Tanam Mina Padi

Gerakan Tanam Padi Serentak Dengan Sistem Tanam Mina Padi

Tanam Mina Padi
Sidasamekta - Gerakan Tanam Padi Serentak dengan sistim mina padi di Desa Pulutan tahun 2019  dilaksanakan di lahan sawah Lembah Desa Pulutan Kecamatan Wonosari (Kamis, 04 April 2016 ).

Gerakan tanam padi dengan Sistim mina padi itu diinisiasi oleh BUMDesa Pulutan serta juga kelompok tani sumber rejeki. Hadir dalam peluang tersebut Kepala Dinas Pertanian serta Pangan Kabupaten Gunungkidul Ir.  Bambang wisnu Broto .

Kepala desa pulutan, "Tri untaro" memberi tau bahwa Gerakan tanam padi dengan sistim mina padi tergolong baru di desa pulutan,  awalnya di inisiatif oleh salah satu petani di lembah desa pulutan "Wartono" bapak wartono mencoba untuk bertanam padi sekaligus merawat ikan di lahan pertanian dengan luas lahan -+ 2.000 M2, serta untuk yg akan terjadi padi sendiri lumayan keren serta juga yg akan terjadi dari merawat ikan di lahan pertanian lumayan menjanjikan.  Maka dari situlah timbul pandangan baru untuk memperluas area tanam menjadi 2Ha. Dan berhubungan dengan bumdes untuk menopang acara bumdes desa pulutan yaitu desa wisata Edukasi yg ada di lembah desa pulutan. 

Dengan adanya sinergi antara petani serta juga BUMDesa Kepala desa pulutan berharap semua pihak tidak ada yg dirugikan sebab kelak ada mirip kerjasama antara petani serta juga bumdesa serta nantinya mampu mensejahterakan warga masyarakat desa pulutan

Kepala desa pulutan "Ir.  Bambang Wahyu Broto" mengungkapakan acara mirip ini sangat keren sesuai dengan visi misi kabupaten gunungkidul untuk menjadikan kabupaten gunungkidul menjadi daerah tujuan wisata yg terkemuka.  Apa lagi wisata Edukasi tetap jarang di kab.  Gunungkidul beliau juga beramanat nantinya ada mirip area untuk pelatihan anak-anak tutorial untuk bertani serta juga di sediakan alat-alat pertanian sehingga pengunjung wisata mampu pribadi mempraktekkan tutorial bertani contohnya tutorial membajak sawah mirip apa.  Cara menanam padi mirip apa dsb pungkasnya.

Sementara camat Wonosari yg pada peluang ini diwakilkan oleh  "Wasdani" mengungkapkan bahwa wisata edukasi sangat keren mengingat kini terus susah untuk mengajari anak-anak untuk bertani mungkin dengan adanya wisata edukasi mirip ini mampu luar biasa perhatian anak-anak dalam bertani, tidak lupa beliau beramanat bahwa pentingnya penaman refugia alias tanaman bunga untuk pengusir hama, tidak hanya bagus di lihat juga sebagai salah satu tutorial mengusir hama di lahan pertanian. Pungkasnya. 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel