google-site-verification=IVOqN9zefZ2xmz4Lr5KJUHKnhySjBo5yl3cZM-cxu8s -->

Produksi Tiga Mesin Pertanian, Pindad Berharap Laris

Produksi Tiga Mesin Pertanian, Pindad Berharap Laris

Produksi Tiga Mesin Pertanian, Pindad Berharap Laris — Pabrikan senjata Indonesia PT Pindad memproduksi tiga mesin pertanian yang sedang dipamerkan di Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan.

 

Produksi Tiga Mesin Pertanian, Pindad Berharap Laris

Acara ini dibuka Sabtu, 7 Mei 2017, oleh Presiden Joko Widodo di di Stadion Harapan Bangsa, Lhoong Raya, Banda Aceh.

Corporate Secretary PT Pindad, Bayu A Fiantoro, mengatakan, pembuatan tiga mesin pertanian digarap bersama PT Bhirawan dan Badan Litbang Kementerian Pertanian.

“Ini untuk membantu pemerintah dalam mengaja keamanan ketersediaan seta swasembada pangan,” kata Bayu saat dihubungi Tempo, Sabtu, 6 Mei 2017.

Tiga mesin pertanian itu masing-masing adalah Traktor Multiguna PTM-ninety, Pengolah Tanah Amphibi PA-1800, dan Mesin Panen Multikomoditas PP-a hundred and sixty.

Pindad sebagai manufaktur produksi mesin pertanian itu, sementara PT Bhirawa sebagi distributor produk yang memegang lisensi dari Kementerian Pertanian . Hampir semua komponen, kecuali mesin dan peralatan transmisi, sudah diproduksi sendiri.

Mesin pertanian ini menjadi produk mesin non-alutsista terbaru yang diproduksi pabrikan senjata ini menyusul alat berat ekskavator Pindad Excava 200, yang dirilis Pindad September 2015 lalu.

Tiga mesin pertanian ini untuk produksi dan pemasarannya saat ini masih difasilitasi Kementerian Pertanian. Bayu mengklaim, dalam pameran pertanian di Aceh itu sejumlah pemerintah daerah dan petani tertarik dengant tiga mesin pertanian itu. “Dalam tahun ini kita siap mempoduksi masing-masing 50 unit,” kata Bayu.

Menurut Bayu, tiga mesin pertanian ini berikut alat berat ekskavator produksi Pindad itu sedang diupayakan untuk masuk dalam daftar mesin pertanian di E-Procurement, yang diterbitkan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Ini agar instansi pemerintah dan lembaga negara bisa membeli langsung tanpa melalui proses tender seperti sejumlah alat pertanian yang sudah ada dalam daftar elektronik itu. “Sedang di upayakan banget,” kata dia.

Bayu mengatakan harga tiga mesin pertanian itu dijanjikan kompetitif dengan produk yang sudah ada di pasaran. “Namun dengan kualitas yang handal sebagaimana kita lakukan terhadap produk alutsista kita,” kata dia.

Sejumlah kelebihan dimiliki mesin pertanian produksi Pindad itu. Salah satunya Traktor Multiguna PTM-ninety, sepintas mirip dengan Pindad Excava 200 yakni alat berat eskavator prouksi Pindad sebelumnya. Bayu mengatakan, ada beberpa kesamaan teknologi yang dipergunakan dua produk itu. “Teknologi hidroliknya sama,” kata dia .

Traktor PTM-ninety punya sejumlah kelebihan dibandingkan Pindad Excava 200 karena dipasang beragam alat tambahan untuk menambah fungsinya sehingga tidak hanya sekadar membajak ladang. “Traktor Multiguna ini menyatukan fungsi traktor a hundred HP (Horse Power) dengan fungsi ekskavator 5 ton. Selain itu dilengkapi dengan attachment untuk grain seeder, bajak, dan rottary tiller,” kata Bayu.

Traktor Multiguna ini memiliki loader untuk mengeruk materials hingga puing bangunan di bagian belakangnya. Sementara di bagian depan dipasang ekskavator kecil yang juga bisa berfungsi sebagai driling dan jack hammer untuk kebutuhan konstruksi , pertanian, hingga pemeliharaan jalan.

Penambahan Power Take Off (PTO) dan 3 level hitch membuat traktor ini bisa juga dipasangi rotavator untuk menanam biji jagung atau membajak tanah.

Mesin pertanian selanjutnya adalah Pengolah Tanah Amphibi PA-1800 dirancang untuk membantu pengolahan tanah dengan mencacah sisa jerami padi, batang jagung, dan gulma sekaligus mencampurnya dengan tanah.

Pencacahan dan pencampuran tanaman sisa pertanian itu sekaligus untuk menambah kandungan bahan organik tanah. Tak hanya itu Mesin Pengolah tanah itu juga ditambah penyemprot decomposer.

Terakhir Mesin Panen Multikomoditas PP-106. Sesuai namanya, mesin panen ini dirancang untuk memanen tanaman jagung juga padi. Mesin ini bisa sekaligus memasukkan hasil panennya dalam karung. Mesin Panen ini menggunakan roda crawler dari karet sehingga bisa menembus lahan pertanian basah maupun kering sekaligus.

AHMAD FIKRI

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close
[ klik disini 1X ] [ close ]